Do it NOW!!!

be a smart and good one

Friday, February 06, 2009

Postingan sangat buru-buru secara internet minjem

Just wanna apdet bout :
1. Gw resmi ngantor di sini per Januari 2009, masuk pertama kali tanggal 7.

2. Ikut orientasi di lingkungan setjen selama satu minggu. Orientasinya cukup menarik sih sayang gw ngantuk melulu (problem kantor jauh dari rumah kali?). Mengantisipasinya, daripada menjadi objek yang pasif maka gw memilih untuk aktif dalam sesi tanya jawab. Hal mana kelak ternyata bikin gw jadi "maskot" di Set gw. Hehe... Kalo emang udah nasibnya jadi artis emang gak kemana.. :p



Ohya, sesi terfavorit bagi gw adalah saat kelompok gw melakukan role playing (dengan tema setjen itu sendiri), soalnya gw berperan jadi ibu Menteri. Hihihi... Talk about that, amiin aja deh.

3. Orientasi seminggu dilanjutkan dengan outbond training di Cibubur, selama 2 hari. Ada fakta menarik dari sana, baru sekali ini gw ngeliat cewek-cewek yang udah tauuuu mau pergi outbond. O-U-T-B-O-N-D! Ke lapangan gitu loh!! Bisa-bisanya ada yang nekat pake rok dan ada juga yang pake high heels! Luarrrr biasaaaa!!!! *bertepuk tangan*

4. Kerja kantorannya dimulai tanggal 21, berarti ga ada istirahat sesudah hari outbond. No wonder.... Penyakit baru gw sejak ngantor di sini adalah :
a. flu berat
b. ngantuk melulu
c. jadi kurang kreatif --> mudah2an gak jadi bego
d. males keluar lantai.
e. kaki kram tiap pagi karena turun bis musti sprint demi batas waktu absen jam 7.30

Bored, tapi gw berusaha enjoy aja. Dulu-dulu pertama kali ngantor di sini juga begitu kaliii. Lagian setiap tempat baru memerlukan adaptasi, jadi gak perlu berkeluh kesah kan? ^-^ Lebih baik cari jalan keluar dari setiap masalah.

5. Salah satu jalan keluar yang gw ambil untuk masalah flu berat & kaki kejang adalah dengan membawa Troy bersama lagi. Kebetulan mulainya per awal februari ini. Hasilnya lumayan. Gw sehat dan otak gw mulai ada oksigen lagi. He..

Problem terkait TROY dan three in one; kayaknya daripada gw nyari joki mending gw buka usaha "taksi". Hee...

6. Honor untung dah turun awal bulan ini. Lumayan, alhamdulillah ^-^
Yang jelas gw belum bakal terima gaji hingga tahun depan. Huhuhu... Tapi ide bagus juga sih, secara gw boros abis daripada abis buat belanja ga jelas mending juga dirapel aja sekalian buat persiapan hanimun. Amin lagiii. Hehehe...

7. Berita baiknya : gw dah punya si Lenoy. Berita buruknya : si Lenoy harus masuk UGD karena kena virus tepat pada hari pertama dia bekerja. Menyedihkan sekali. Kayaknya dia musti diruwat deh, ganti nama. Hix... Tapi tetep lebih baik begini lah daripada dia sakitnya kapan2 tau pas udah gemuk oleh data-data gw. Juga jauh lebih baik ketimbang rencana awal dia bernama Aswan Hehe... Ga ada yang sempurna di dunia :-)

Enjoy your days! ^-^

Labels: ,

Monday, December 29, 2008

Menuju "hidup" baru

Ho ho ho... Lama juga gw gak beredar di dunia blogging yang masih amazing ini *cheers*. Coba liat, postingan terakhir dibuat awal Oktober *gosh... hampir 3 bulan lalu! Blogger macam apa kau ini, Hannie??!? ---> lebai, hehe*

Gak enak juga jadi makhluk yang gak up to date. Oke, gw sibuk main komputer, nelpon, ngobrol bekerja di kantor gw tercinta. Cerita basiiii. Pagi gw tergesa ngantor dengan otak masih terkantuk-kantuk, menerima telepon, menservis tamu, & membalas email -email jokes, siang menuhin undangan makan *gayaaa* dan sibuk bersosialita, sore di kala rekans bersiap pulang, gw justru baru melek oleh segelas cappucino dan baru mulai bersemangat kerja. Alias siap2 lemburrrr! Sampai di rumah paling cepat jam 9 malam, shalat Isya dan tertidur dengan posisi tangan mirip jerangkong tak berdaya. Huff! What a GREAT workdays! *evilgrin*

Hasrat buat beli IdeaPad S10 jadi makin meningkat... Supaya bisa onlen dan up to date everywhere everytime, hehehh. Tapi kayaknya bakal dipending lagi deh. Selain karena ajohandsome gw* yang ceriwis & suka miris setiap kali gw bilang minta dibeliin lapotop (minta dibeliin, secara harfiah, tetep aja duitnya gw yang bayar. Hehehh) -masa ya dia bilang sayang banget gw beli laptop, mending duitnya ditabung buat biaya bersalin (tentunya kalo udah nikah nanti). Glkgklkkk??? Euh, well... Sepertinya ini pengalaman pribadi ya Jo? Upss... Pembaca, kesamaan tokoh dan cerita dalam paragraf ini hanyalah kebetulan belaka dan tidak bisa dipungkiri ada unsur kesengajaan dalam berkisah.

*) ajohandsome : Ajo/ kakak lelaki dalam bahasa Minang. Well, istilah ini harus ditegaskan dulu supaya pasaran gw gak jatoh. Hehe... :p~

Waduhh... mulai rada melenceng dari maksud posting nih. Kalo mo dikorelasiin antara dua paragraf sebelumnya dengan judul dan tema post kali ini, intinya adalah :
Tahun depan gw akan bekerja di sini. Hore! Alhamdulillah.

Hehehh... Secara gw rada norak tapi pede (minimal pede untuk tetep tersenyum pas difoto gini padahal udah jadi tontonan orang2 di jalan seputeran sono karna dikirain ada syuting Tersandjung 12), biarin ah gw mo aplud poto ini :p~



Denger2 jam kerja di sana normally 7.30am to 4.30pm, brati tidak ada lagi acara lembur gila2an yang gak mutu! Hehehe... *karyawan durjana penghujat kantor lama. Maaf pak, bu, cuma melampiaskan emosi. Sebetulnya saya sangat mencintai pekerjaan lama saya kok. Gimana gak, saya bisa diterima di sini pasti ada unsur karena waktu interpiu terakhir bisa dengan lancar menceritakan pengalaman & prestasi kerja selama di kantor lama. I luph u, PermataBank! Tapi hidup kan harus terus berjalan, dan harga berlian semakin mahal. *gubrak* Ohya, tenang aja, kalo toh harus ngelembur di tempat baru, gw SIAP!!! No prob. Hehehh... walopun tetep berharap gak akan terjadi. Terutama karna kalo ngelembur di sini mah 99% pasti kaga dibayar kaleee... Hehehe.

Well, secara gw orang Bintaro dan kantor lama gw juga di Tower 3 Bintaro jadi juarrrang banget ulang alik Jakarta, gw merasa perlu berlatih untuk menentukan opsi sarana transportasi mana yang best untuk ngantor nanti. Cerita latihan gw hari ini akan gw posting kapan2 aja *gubrak* yang jelas sih gw sudah mencoba 4 jenis transpotasi dalam sehari ini dan sampai pada kesimpulan :
Jadikan naik kereta sebagai pilihan hanya kalau ingin tahu rasanya bermutasi jadi ikan asin kalengan produksi stasiun kereta Senen-Kota-Pondok Ranji.


Terberkatilah orang2 yang setiap hari naik kereta api Ekonomi!

Labels: , ,

Wednesday, October 08, 2008

Etika bertelepon di era ketergesaan sosial

Note :
Jangan segera tertipu oleh judulnya, tulisan berikut ini sama sekali bukan karya ilmiah... (hmm, walau tetap sebuah karya cipta) He he... *teringat slogan kampanye Jangan Asal Copy Paste*

Pas lagi bengong mo nulis apa di facebook (maklum terhitung new comer), eh telepon di kamar gw berdering. Yang nelpon tante gw dari pihak bokap, dan tentunya, mencari bokap. *yak! info yang pentiiiiiing!!!!*

Peristiwa tsb dapat dideskripsikan sebagai a "tuuuumbeeennn...." condition.

He?
Iya, kerabat tadi terhitung jarang nelpon. Atau, terkait penelitian ilmiah pembahasan di bawah landasan ybs menelepon termasuk kategori ke-2. ^-^

Fellow bloggers, sebagai bagian dari masyarakat perkotaan ---di mana kesibukan masing-masing telah menyita waktu kita untuk bersosialisasi termasuk dengan sodara sendiri, silakan hitung deh intensitas komunikasi kita dengan kerabat minimal dari 1 jejaring.

1x sehari?
1x sebulan?
1x setahun? Alias pas lebaran? --> kadang itu juga berupa sms greeting aja kali ^-^


Balik ke alkisah bahwa tante saya yang barusan nelpon (pada saat saya nulis ini mereka masih on the line), naga2nya tujuan beliau nelpon adalah untuk mengabarkan bahwa anaknya yang bernama (saya belum simak lebih lanjut) mau dilamar oleh seseorang (ahem. cukup jelas, ya). Si tante menyampikan kabar gembira itu tanpa beliau repot-repot bertanya, "Apa kabar?" atau barangkali ber-minal aidin wal faidzin dulu.

He he...

Lepas dari subyek atau pun objek dari paragraf sebelumnya, ada sesuatu yang menggelitik pikiran saya. Bahwa seringkali kerabat kita (kenalan, saudara, tetangga, bahkan mungkin kita sendiri) baru akan menghubungi kita (dalam hal ini : menelepon) kalau sedang :
1. butuh (butuh teman ngobrol, butuh tanya sesuatu, hingga butuh buat minjem duit...?)
2. perlu (dalam hal ini contohnya tante saya tadi; beliau perlu mengabarkan soal acara lamaran, atau juga rekan/ relasi perlu mengundang acara makan-makan terkait ultah, hingga perlu mengkonfirmasikan perihal proyek/ bisnis yang sedang berlangsung).

Kedua opsi di atas bukan sarkasme. Bukan pula opsi mati, yang meniadakan probabilitas lain yang dapat menjadi alasan seseorang menelepon seseorang lainnya. Tapi (sekali lagi), readers, kalau-kalau anda pas sedang kurang kerjaan, coba periksa list incoming calls di HP masing-masing. Dari 10-20 nomor telepon yang tertera di sana, berapa banyakkah penelepon yang menelepon Anda tidak dalam keadaan butuh atau perlu, seperti 2 opsi di atas?.

Ga ada yang salah dengan latar belakang seseorang menelepon seseorang seperti di atas. Yang menjadi topik pada pembahasan kurang kerjaan di sini adalah, apakah begitu tergesanya si penelepon hingga tidak sempat bicara di luar alasan dia menelepon ? Atau, kadang sempat, tapi baru diingat dan dilakukan belakangan setelah hajat nelepon tersampaikan. Hayooo... Yang sering kayak gini tunjuk tangan! ^-^

Memang ini akan kedengaran basi sekali untuk mengiyakan bahwa yang saya maksud dengan 'bicara di luar alasan menelepon' adalah... pembicaraan basa basi. Hu hu... Tapi basa basi pergaulan, menurut saya, cukup efektif untuk contohnya menguatkan karakter kita pada orang lain.

Moral dari post ini (jika ada) : biasakan setidaknya berkata, "Apa kabar ... (sebutkan namanya)?" setelah bilang, "Halo".

^-^

Labels: